- ✅ Bahasa Indonesia
- ✅
camelCaseuntuk web development - ✅
snake_caseuntuk machine learning & nama database
- ✅ Setiap fungsi wajib memiliki komentar berbahasa Indonesia
- ✅ Opsional untuk bagian kode yang rumit
- ✅ Pastikan atribut config sudah benar
- ✅ Pastikan
core.autocrlf = true
- ✅ Pastikan setiap perubahan dibuat dalam commit yang berbeda
Gunakan format berikut:
<tipe>: <pesan commit>
[opsional deskripsi]Tipe yang digunakan:
- 🔹
fix→ Memperbaiki bug/kesalahan - 🔹
feat→ Penambahan fitur baru - 🔹
refactor→ Mengubah struktur kode tanpa mengubah fungsionalitas - 🔹
style→ Perubahan yang tidak mempengaruhi kode (contoh: tab/komen) - 🔹
build→ Perubahan pada library/framework - 🔹
chore→ Perubahan file yang tidak terkait dengan aplikasi (contoh:README.md,.gitignore)
Gunakan branch sesuai fungsinya:
- 🔹
main→ Hanya untuk kode stabil & siap produksi - 🔹
dev→ Tempat pengembangan sebelum masukmain - 🔹
feat/<nama-fitur>→ Branch untuk fitur spesifik (contoh:feat/fitur-login)
git checkout dev # Pindah ke branch dev
git checkout -b feat/nama-fitur # Buat branch baru dari dev git checkout dev # Pindah ke branch dev
git merge feat/nama-fitur # Gabungkan branch fitur ke dev
git push origin dev # Push perubahan ke repository online - ❌ Hindari
--forcesaat push - ✅ Pastikan commit sudah benar agar tidak perlu reset atau force push
- ✅ Biasakan melakukan
git pullataugit fetchsebelum mulai ngoding
- ✅ Gunakan pull request untuk merge ke
main