Skip to content

Latest commit

 

History

History
69 lines (53 loc) · 1.9 KB

File metadata and controls

69 lines (53 loc) · 1.9 KB

Coding Style

Nama Variable & Fungsi

  • ✅ Bahasa Indonesia
  • camelCase untuk web development
  • snake_case untuk machine learning & nama database

Komen

  • ✅ Setiap fungsi wajib memiliki komentar berbahasa Indonesia
  • ✅ Opsional untuk bagian kode yang rumit

Git

Atribut Config

  • ✅ Pastikan atribut config sudah benar
  • ✅ Pastikan core.autocrlf = true

Aturan Commit

  • ✅ Pastikan setiap perubahan dibuat dalam commit yang berbeda

Aturan Pesan Commit

Gunakan format berikut:

<tipe>: <pesan commit>

[opsional deskripsi]

Tipe yang digunakan:

  • 🔹 fix → Memperbaiki bug/kesalahan
  • 🔹 feat → Penambahan fitur baru
  • 🔹 refactor → Mengubah struktur kode tanpa mengubah fungsionalitas
  • 🔹 style → Perubahan yang tidak mempengaruhi kode (contoh: tab/komen)
  • 🔹 build → Perubahan pada library/framework
  • 🔹 chore → Perubahan file yang tidak terkait dengan aplikasi (contoh: README.md, .gitignore)

Branch

Gunakan branch sesuai fungsinya:

  • 🔹 main → Hanya untuk kode stabil & siap produksi
  • 🔹 dev → Tempat pengembangan sebelum masuk main
  • 🔹 feat/<nama-fitur> → Branch untuk fitur spesifik (contoh: feat/fitur-login)

Cara buat branch fitur dari dev

git checkout dev  # Pindah ke branch dev
git checkout -b feat/nama-fitur  # Buat branch baru dari dev  

Setelah selesai, merge ke dev

git checkout dev  # Pindah ke branch dev
git merge feat/nama-fitur  # Gabungkan branch fitur ke dev
git push origin dev  # Push perubahan ke repository online  

Github

Push

  • ❌ Hindari --force saat push
  • ✅ Pastikan commit sudah benar agar tidak perlu reset atau force push

Pull / Fetch

  • ✅ Biasakan melakukan git pull atau git fetch sebelum mulai ngoding

Pull Request

  • ✅ Gunakan pull request untuk merge ke main